Mine

Selasa, 26 Oktober 2010

Manfaat gerakan sholat .

Manfaat Gerakan Sholat

Subhanallah… Maha Suci Allah yang telah memerintahkan kita untuk melakukan sholat, karena begitu banyak manfaat yang akan kita peroleh jika kita melakukannya dengan kontinyu.

Berikut manfaat-manfaatnya:

Pacu Kecerdasan

Gerakan sujud dalam sholat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia mundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? dengan melakukan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung tepat berada di atas kepala yang memungkinkan darah secara maksimal mengalir ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya.

Riset ini membuat seorang dokter berkebangsaan Amerika menyatakan masuk islam setelah diam-diam melakukan risset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

Perindah Postur

Gerakan dalam sholat mirip yoga (streching). Intinya adalah untuk melenturkan tubuh dan melancarkan aliran darah. Keunggulan sholat dibandingkan gerakan lainnya adalah sholat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan. Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpakan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan tiap wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih undah bentuknya, tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar susu.

Memudahkan Persalinan

Masih dalam posisi sujud. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih otot perut untuk dapat mengejan lebih dalam dan lama. Bila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru menjdai lebih elastis. Kebiasaan sujud dapat mengembalikan serta mempertahankanorgan-organ perut pada tempatnya kembali.

Memperbaiki Kesuburan

Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam sholat ada 2 macam gerakan duduk, yaitu duduk iftirosy dan duduk tawarruk. Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot pireneum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat 3 lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur dan saluran kemih.

Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang akan memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

Awet Muda

Pada dasarnya, seluruh gerkan sholat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berjalan lancar.

Gerakan terakhir yaitu salam. Gerakan menengok ke kiri dan ke kanan memiliki peranan besar dalam kekencangan kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala.

Demikian manfaat-manfaat gerakan Sholat. Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah swt.

Amin.

Jumat, 22 Oktober 2010

^Mahfudzat2^

¤ الحَثُّ عَلَى التَعَلُّم ¤
PERINTAH MENUNTUT ILMU.



َالجَاهِلُ صَغِيْرٌ وَإِنْ كَانَ شَيْخًا
# Orang yg bodoh akan nampak kecil (tak berwibawa) meski dia dewasa (lanjut usia)

العَالِمُ كَبِيْرٌ وَإِنْ كَانَ حَدَثًا#
Sedangkan orang yg berilmu pasti akan berwibawa, meski sejatinya dia beusia muda.

وَلَيْسَ أَخُوْ عِلْمٍ كَمَنْ هُوَ جَاهِلُ #
Tidak akan pernah sama orang yg Berilmu dengan orang yg bodoh (even didlm kemsyarakatan)

تَعَلَّمْ فَلَيْسَ المَرْءُ يُوْلَدُ عَالِمًا#
Makahendaklah menuntut ilmu, krn manusia terlahir dlm keadaan jahil.

وَإِنَّ كَبِيْرَ القَوْمِ لاَعِلْمَ عِنْدَه#
صَغِيْرٌ إِذَا الْتَفَّتْ عَلَيْهِ المَحَافِلُ #
ُ
Bangsa yg besar tdk akan dipandang berwibawa oleh bangsa lain, jika bangsa itu terdiri dari manusia2 yg msh jahiliyah (bodoh).


َ¤ أدبُ الْمُجَالَسَة ¤
ADAB SOPAN-SANTUN BERGAUL


إِنْ أَنْتَ جَالَسْتَ الرِجَالَ ذَوِي النُهَى#
Jika anda sedang bergaul dengan orang yg berilmu (berwibawa) maka..

فَاجْلِسْ إِلَيْهِمْ بِالكَمَالِ مُؤَدَّبًا #
bergaulah dng adab dan tatakrama.


وَاجْعَلْ حَدِيْثَكَ إِنْ نَطَقْتَ مُهَذَّبًا #
dan hati-hatilah berbicara dan berkatalah dengan sopan.

وَاسْمَعْ حَدِيْثَهُمْ إِذَا هُمْ حَدَّثُوْا#
Dengar dan simaklah baik2 jika orang Alim sdang brbcara.


¤ الشرف بالأدب ¤
KEWIBAWAAN ITU DENGAN AKHLAQ (al-karimah).

لاَتَنْظُرَنَّ ِلأَثْوَابٍ عَلَى أَحَد#
Jangan memandang kemuliaan wibawa seseorang itu hanya dari hartanya.

إِنْ رُمْتَ تَعْرِفَهُ فَانْظُرْ إِلىَ الأَدَبِ #
Jika ingin melihat hakekat kemuliaan seseorang, maka lihatlah adab dan akhlaknya.
ٍ
وَمَا الحُسْنُ فيِ وَجْهِ الفَتَى شَرَفًا لَه
Sebab kebaikan yg ditanpakkan seseorang adlh fatamorgana.
ٍ
إِنْ لَمْ يَكُنْ فيِ فِعْلِهِ وَ الخَلاَئِقِ #
jika kebaikan tsb tidak didasari atas akhlak n budipekerti yg mulia.
ُ
وَ لْيَنْظُرَنَّ إِلَى مَنْ دُوْنَهُ مَالاً #
Dan hendaklah melihat orang yg dibawah (dlm urusan duniawi)

فَلْيَنْظُرَنَّ إِلىَ مَنْ فَوْقَهُ أَدَبًا#
Maka lihatlah Orang yg Beradab budi n akhlaknya (dlm urusan akhirat)


¤ قالَ اْلإِمَامُ الشَّافِعِي رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ ¤
PETUAH DAN NASIHAT AL-IMAM SYAFI'I R.A (tentang ilmu).¤


شَكَوْتُ إِلىَ وَكِيْعٍ سُوْءَ حِفْظِي#
Seseorang mengadu kpd imam tntng masalah kesulitan menghapal.

فَأَرْشَدَنِي إِلىَ تَرْكِ المَعَاصِيْ #
Dan sang imam pun menganjurkan untuk senantiasa meninggalkan maksiat (hal2 yg buruk-berdosa, sekecil apapun)d.

وَ أَخْبَرَنِيْ بِأَنَّ العِلْمَ نُوْر#
Beliau jg menasihati bahwa, 'ilmu' itu adlh anugerah 'cahaya' nikmat dari Allah.

و نور الله لا يهدى للعاصى
Dan 'cahaya' karunia nikmat Allah takkan bs tercurah kepada seseorang yg masih suka bermaksiat (bebuat keburukan, sekecil apapun, kburukan itu).

^Mahfudzat^

1. مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ
1. Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia

2.
مَنْ جَدَّ وَجَدَ
2. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia

3.
مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
3. Barang siapa sabar beruntunglah ia

4.
مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ
4. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya.

5.
جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ
5. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.

6.
مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ
6. Kecintaan/ketulusan teman it
u, akan tampak pada waktu kesempitan.

7.
وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ
7. Tidak kenikmatan kecuali setelah kepayahan.

8.
الصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلىَ كُلِّ عَمَلٍ
8. Kesabaran itu menolong segala pekerjaan.

9.
جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا
9. Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kau jadi orang yang tahu.

10.
اُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَّحْدِ
10. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur.

11.
بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ
11. Telur hari ini lebih bai
k daripada ayam esok hari.

12.
الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ
12. Waktu itu lebih mahal daripada emas.

13.
العَقْلُ السَّلِيْمُ فيِ الجِسِْم السَّلِيْمِ
13. Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.

14.
خَيْرُ جَلِيْسٍ فيِ الزَّمَانِ كِتَابٌ
14. Sebaik-baik teman duduk pada setiap waktu adalah buku.

15.
مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ
15. Barang siapa menanam pasti akan memetik (mengetam).

16.
خَيْرُ الأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلىَ الخَيْرِ
16. Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu
kepada kebaikan.

17.
لَوْلاَ العِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ كَالبَهَائِمِ
17. Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang.

18.
العِلْمُ فيِ الصِّغَرِ كَالنَّقْشِ عَلىَ الحَجَرِ
18. Ilmu pengetahuan diwaktu kecil itu, bagaikan ukiran di ata
s batu.

19.
لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتيِ مَضَتْ
19. Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.

20.
تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ بِهِ كَبِيْرًا
20. Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.

21.
العِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَر
21. Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah.

22.
الاتِّحَادُ أَسَاسُ النَّجَاحِ
22. Bersatu adalah pangkal keberhasilan.

23.
لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً
23. Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah
penolong baginya.

24.
الشَّرَفُ بِالأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ
24. Kemuliaan itu dengan adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan.

25.
سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ
25. Keselamatan manusia itu dalam menjaga lidahnya (perkataannya
).

26.
آدَابُ المَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ
26. Adab seseorang itu lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya.

27.
سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِي
27. Kerusakan budi pekerti/akhlaq itu menular.

28.
آفَةُ العِلْمِ النِّسْياَنُ
28. Bencana ilmu itu adalah lu
pa.

29.
إِذَا صَدَقَ العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ
29. Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya.

30.
لاَ تَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ فَلِكُلِّ شَيْئٍ مَزِيَّةٌ
30. Jangan menghina seseorang yang lebih rendah daripada kamu, karena segala sesuatu itu
mempunyai kelebihan.

31.
أَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ النَّاسُ
31. Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.

32.
فَكِّرْ قَبْلَ أَنْ تَعْزِمَ
32. Berpikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan (merencanakan).

33.
مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ
33. Barang siapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia.

34.
مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ فِيْهَا
34. Barang siapa menggali lobang, akan terperosoklah ia di dalamnya.

35.
عَدُوٌّ عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ
35. Musuh yang pandai, lebih baik daripada kawan yg jahil.

36.
مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
36. Barang siapa banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya.

37.
اِجْهَدْ وَلاَ تَكْسَلْ وَلاَ تَكُ غَافِلاً فَنَدَامَةُ العُقْبىَ لِمَنْ يَتَكاَسَلُ
37. Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermala-malas dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malas.

38.
لاَ تُؤَخِّرْ عَمَلَكَ إِلىَ الغَدِ مَا تَقْدِرُ أَنْ تَعْمَلَهُ اليَوْمَ
38. Janganlah mengakhirkan pekerjaa
nmu hingga esok hari, yang kamu dapat mengejakannya hari ini.

39.
اُتْرُكِ الشَّرَّ يَتْرُكْكَ
39. Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu.

40.
خَيْرُ النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَأَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
40. Sebaik-bai
k manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.

41.
فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ
41. Di dalam hati-hati itu adanya keselamatan, dan di dalam tergesa-gesa itu adanya penyesalan
.

42.
ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ وَثَمْرَةُ الحَزْمِ السَّلاَمَةُ
42. Buah sembrono/lengah itu penyesalan, dan buah cermat itu keselamatan.

43.
الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ
43. Berlemah lembut kepada orang yang lemah itu, ad
alah suatu perangai orang yang mulia (terhormat).

44.
فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا
44. Pahala/imbalan suatu kejahatan itu adalah kejahatan yang sama dengannya.

45.
تَرْكُ الجَوَابِ عَلىَ الجَاهِلِ جَوَابٌ
45. Tidak menjawab terhadap orang yan
g bodoh itu adalah jawabannya.

46.
مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
46. Barang siapa manir tutur katanya (perkataannya) banyaklah temannya.

47.
إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الكَلاَمُ
47. Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicara
nya.

48.
مَنْ طَلَبَ أَخًا بِلاَ عَيْبٍ بَقِيَ بَلاَ أَخٍ
48. Barang siapa mencari teman yang tidak bercela, maka ia akan tetap tidak mempunyai teman.

49.
قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا
49. Katakanlah yang benar itu, walaupun pahit.

50.
خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَ
50. Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu.

51.
خَيْرُ الأُمُوْرِ أَوْسَاطُهَا
51. Sebaik-baik perkara itu adalah pertengahanya (yang sedang saja).

52.
لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ
52. Tiap-tiap tempat a
da kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.

53.
إِذاَ لمَ ْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
53. Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu (apa yang engkau kehendaki).

54.
لَيْسَ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْرًا بَلِ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ بَخِيْلاً
54. Bukanlah cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir.

55.
لَيْسَ اليَتِيْمُ الَّذِي قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلِ اليَتِيْمُ يَتِيْمُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
55. Bukanlah anak yatim it
u yang telah meninggal orang tuanya, tapi (sebenarnya) yatim itu adalah yatim ilmu dan budi pekerti.

56.
لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ جَوَابٌ
56. Setiap pekerjaan itu ada upahnya, dan setiap perkataan itu ada jawabannya.

57.
وَعَامِلِ النَّاسَ بِمَا تُحِبُّ مِنْهُ دَائِماً
57. Dan pergaulilah manusia itu dengan apa-apa yang engkau sukai daripada mereka semuanya.

58.
هَلَكَ امْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ
58. Hancurlah seseorang yang tidak tahu dirinya sendiri.

59.
رَأْسُ الذُّنُوْبِ الكَذِبُ
59.Pokok dosa itu, adalah kebohongan.

60.
مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ
60. Barang siapa menganiaya niscaya akan dianiaya.

61.
لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنُا إِنَّ الجَمَالَ جمَاَلُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
61. Bukanlah kecantikan itu dengan pakaian yan
g menghias kita, sesungguhnya kecantikan itu ialah kecantikan dengan ilmu dan kesopanan.

62.
لاَ تَكُنْ رَطْباً فَتُعْصَرَ وَلاَ يَابِسًا فَتُكَسَّرَ
62. Janganlah engkau bersikap lemah, sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras, sehi
ngga kamu akan dipatahkan.

63.
مَنْ أَعاَنَكَ عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ
63. Barang siapa menolongmu dalam kejahatan maka ia telah menyiksamu.

64.
أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ
64. Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas :
1). Kecerdasan
2). Kethoma'an (terhadap ilmu)
3). Kesungguhan
4). Hart
a benda (bekal)
5). Mempergauli guru
6). Waktu yang panjang.


65.
العَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلاً
65. Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah.

66.
مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى
66. Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang i
a cita-citakan.

67.
اُطْلُبِ العِلْمَ وَلَوْ بِالصَّيْنِ
67. Carilah/tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina.

68.
النَّظَافَةُ مِنَ الإِيْمَانِ
68. Kebersihan itu sebagian dari iman.

69.
إِذَا كَبُرَ المَطْلُوْبُ قَلَّ المُسَاعِدُ
69. Kalau besar perm
intaannya maka sedikitlah penolongnya.

70.
لاَ خَيْرَ فيِ لَذَّةٍ تَعْقِبُ نَدَماً
70. Tidak ada baiknya sesuatu keenakan yang diiringi (oleh) penyesalan.

71.
تَنْظِيْمُ العَمَلِ يُوَفِّرُ نِصْفَ الوَقْتِ
71. Pengaturan pekerjaan itu menabung sebanyak
separohnya waktu.

72.
رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ وَالِدَةٌ
72. Berapa banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh satu ibu.

73.
دَاوُوْا الغَضَبَ بِالصُّمْتِ
73. Obatilah kemarahan itu dengan diam.

74.
الكَلاَمُ يَنْفُذُ مَالاَ تَنْفُذُهُ الإِبَرُ
74. Pe
rkataan itu dapat menembus apa yang tidak bisa ditembus oleh jarum.

75.
لَيْسَ كُلُّ مَا يَلْمَعُ ذَهَباً
75. Bukan setiap yang mengkilat itu emas.

76.
سِيْرَةُ المَرْءِ تُنْبِئُ عَنْ سَرِيْرَتِهِ
76. Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasianya.

77.
قِيْمِةُ المَرْءِ بِقَدْرِ مَا يُحْسِنُهُ
77. Harga seseorang itu sebesar (sama nilainya) kebaikan yang telah diperbuatnya.

78.
صَدِيْقُكَ مَنْ أَبْكَاكَ لاَ مَنْ أَضْحَكَكَ
78. Temannmu ialah orang yang menangiskanmu (membuatmu menangis) bukan oran
g yang membuatmu tertawa.

79.
عَثْرَةُ القَدَمِ أَسْلَمُ مِنْ عَثْرَةِ اللِّسَانِ
79. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah.

80.
خَيْرُ الكَلاَمِ مَا قَلَّ وَدَلَّ
80. Sebaik-baik perkataan itu ialah yang sedikit dan membe
ri penjelasannya/jelas.

81.
كُلُّ شَيْئٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ إِلاَّ الأَدَبَ
81. Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti.

82.
أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ
82. Permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adal
ah penyesalan.


Sabtu, 09 Oktober 2010

kata - kata bijak

Dua hal yang harus dilupakan dalam hidup adalah kebaikan kita kepada orang lain dan kesalahan orang lain terhadap kita.
– Andy Stevenio

Jangan mengira cinta datang dari keakraban yang lama dan karena pendekatan yang tekun. Cinta adalah kecocokan hati dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah ada. Kapan dan berapa pun lamanya.
- Kahlil Gibran

ebahagiaan bukanlah ditentukan oleh apa yang kita miliki, tetapi ia ditentukan oleh bagaimana kita menikmati apa yang kita miliki. kita bisa bahagia dengan memiliki yang sedikit, dan bisa sengsara dengan memiliki yang banyak.
- W D. Howard

Selasa, 26 Oktober 2010

Manfaat gerakan sholat .

Manfaat Gerakan Sholat

Subhanallah… Maha Suci Allah yang telah memerintahkan kita untuk melakukan sholat, karena begitu banyak manfaat yang akan kita peroleh jika kita melakukannya dengan kontinyu.

Berikut manfaat-manfaatnya:

Pacu Kecerdasan

Gerakan sujud dalam sholat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia mundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? dengan melakukan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung tepat berada di atas kepala yang memungkinkan darah secara maksimal mengalir ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya.

Riset ini membuat seorang dokter berkebangsaan Amerika menyatakan masuk islam setelah diam-diam melakukan risset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

Perindah Postur

Gerakan dalam sholat mirip yoga (streching). Intinya adalah untuk melenturkan tubuh dan melancarkan aliran darah. Keunggulan sholat dibandingkan gerakan lainnya adalah sholat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan. Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpakan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan tiap wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih undah bentuknya, tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar susu.

Memudahkan Persalinan

Masih dalam posisi sujud. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih otot perut untuk dapat mengejan lebih dalam dan lama. Bila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru menjdai lebih elastis. Kebiasaan sujud dapat mengembalikan serta mempertahankanorgan-organ perut pada tempatnya kembali.

Memperbaiki Kesuburan

Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam sholat ada 2 macam gerakan duduk, yaitu duduk iftirosy dan duduk tawarruk. Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot pireneum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat 3 lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur dan saluran kemih.

Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang akan memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

Awet Muda

Pada dasarnya, seluruh gerkan sholat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berjalan lancar.

Gerakan terakhir yaitu salam. Gerakan menengok ke kiri dan ke kanan memiliki peranan besar dalam kekencangan kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala.

Demikian manfaat-manfaat gerakan Sholat. Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah swt.

Amin.

Jumat, 22 Oktober 2010

^Mahfudzat2^

¤ الحَثُّ عَلَى التَعَلُّم ¤
PERINTAH MENUNTUT ILMU.



َالجَاهِلُ صَغِيْرٌ وَإِنْ كَانَ شَيْخًا
# Orang yg bodoh akan nampak kecil (tak berwibawa) meski dia dewasa (lanjut usia)

العَالِمُ كَبِيْرٌ وَإِنْ كَانَ حَدَثًا#
Sedangkan orang yg berilmu pasti akan berwibawa, meski sejatinya dia beusia muda.

وَلَيْسَ أَخُوْ عِلْمٍ كَمَنْ هُوَ جَاهِلُ #
Tidak akan pernah sama orang yg Berilmu dengan orang yg bodoh (even didlm kemsyarakatan)

تَعَلَّمْ فَلَيْسَ المَرْءُ يُوْلَدُ عَالِمًا#
Makahendaklah menuntut ilmu, krn manusia terlahir dlm keadaan jahil.

وَإِنَّ كَبِيْرَ القَوْمِ لاَعِلْمَ عِنْدَه#
صَغِيْرٌ إِذَا الْتَفَّتْ عَلَيْهِ المَحَافِلُ #
ُ
Bangsa yg besar tdk akan dipandang berwibawa oleh bangsa lain, jika bangsa itu terdiri dari manusia2 yg msh jahiliyah (bodoh).


َ¤ أدبُ الْمُجَالَسَة ¤
ADAB SOPAN-SANTUN BERGAUL


إِنْ أَنْتَ جَالَسْتَ الرِجَالَ ذَوِي النُهَى#
Jika anda sedang bergaul dengan orang yg berilmu (berwibawa) maka..

فَاجْلِسْ إِلَيْهِمْ بِالكَمَالِ مُؤَدَّبًا #
bergaulah dng adab dan tatakrama.


وَاجْعَلْ حَدِيْثَكَ إِنْ نَطَقْتَ مُهَذَّبًا #
dan hati-hatilah berbicara dan berkatalah dengan sopan.

وَاسْمَعْ حَدِيْثَهُمْ إِذَا هُمْ حَدَّثُوْا#
Dengar dan simaklah baik2 jika orang Alim sdang brbcara.


¤ الشرف بالأدب ¤
KEWIBAWAAN ITU DENGAN AKHLAQ (al-karimah).

لاَتَنْظُرَنَّ ِلأَثْوَابٍ عَلَى أَحَد#
Jangan memandang kemuliaan wibawa seseorang itu hanya dari hartanya.

إِنْ رُمْتَ تَعْرِفَهُ فَانْظُرْ إِلىَ الأَدَبِ #
Jika ingin melihat hakekat kemuliaan seseorang, maka lihatlah adab dan akhlaknya.
ٍ
وَمَا الحُسْنُ فيِ وَجْهِ الفَتَى شَرَفًا لَه
Sebab kebaikan yg ditanpakkan seseorang adlh fatamorgana.
ٍ
إِنْ لَمْ يَكُنْ فيِ فِعْلِهِ وَ الخَلاَئِقِ #
jika kebaikan tsb tidak didasari atas akhlak n budipekerti yg mulia.
ُ
وَ لْيَنْظُرَنَّ إِلَى مَنْ دُوْنَهُ مَالاً #
Dan hendaklah melihat orang yg dibawah (dlm urusan duniawi)

فَلْيَنْظُرَنَّ إِلىَ مَنْ فَوْقَهُ أَدَبًا#
Maka lihatlah Orang yg Beradab budi n akhlaknya (dlm urusan akhirat)


¤ قالَ اْلإِمَامُ الشَّافِعِي رَضِيَ اللّهُ عَنْهُ ¤
PETUAH DAN NASIHAT AL-IMAM SYAFI'I R.A (tentang ilmu).¤


شَكَوْتُ إِلىَ وَكِيْعٍ سُوْءَ حِفْظِي#
Seseorang mengadu kpd imam tntng masalah kesulitan menghapal.

فَأَرْشَدَنِي إِلىَ تَرْكِ المَعَاصِيْ #
Dan sang imam pun menganjurkan untuk senantiasa meninggalkan maksiat (hal2 yg buruk-berdosa, sekecil apapun)d.

وَ أَخْبَرَنِيْ بِأَنَّ العِلْمَ نُوْر#
Beliau jg menasihati bahwa, 'ilmu' itu adlh anugerah 'cahaya' nikmat dari Allah.

و نور الله لا يهدى للعاصى
Dan 'cahaya' karunia nikmat Allah takkan bs tercurah kepada seseorang yg masih suka bermaksiat (bebuat keburukan, sekecil apapun, kburukan itu).

^Mahfudzat^

1. مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ
1. Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia

2.
مَنْ جَدَّ وَجَدَ
2. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia

3.
مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
3. Barang siapa sabar beruntunglah ia

4.
مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ
4. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya.

5.
جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ
5. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.

6.
مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ
6. Kecintaan/ketulusan teman it
u, akan tampak pada waktu kesempitan.

7.
وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ
7. Tidak kenikmatan kecuali setelah kepayahan.

8.
الصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلىَ كُلِّ عَمَلٍ
8. Kesabaran itu menolong segala pekerjaan.

9.
جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا
9. Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kau jadi orang yang tahu.

10.
اُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَّحْدِ
10. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur.

11.
بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ
11. Telur hari ini lebih bai
k daripada ayam esok hari.

12.
الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ
12. Waktu itu lebih mahal daripada emas.

13.
العَقْلُ السَّلِيْمُ فيِ الجِسِْم السَّلِيْمِ
13. Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.

14.
خَيْرُ جَلِيْسٍ فيِ الزَّمَانِ كِتَابٌ
14. Sebaik-baik teman duduk pada setiap waktu adalah buku.

15.
مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ
15. Barang siapa menanam pasti akan memetik (mengetam).

16.
خَيْرُ الأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلىَ الخَيْرِ
16. Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu
kepada kebaikan.

17.
لَوْلاَ العِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ كَالبَهَائِمِ
17. Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang.

18.
العِلْمُ فيِ الصِّغَرِ كَالنَّقْشِ عَلىَ الحَجَرِ
18. Ilmu pengetahuan diwaktu kecil itu, bagaikan ukiran di ata
s batu.

19.
لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتيِ مَضَتْ
19. Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.

20.
تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ بِهِ كَبِيْرًا
20. Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.

21.
العِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَر
21. Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah.

22.
الاتِّحَادُ أَسَاسُ النَّجَاحِ
22. Bersatu adalah pangkal keberhasilan.

23.
لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً
23. Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah
penolong baginya.

24.
الشَّرَفُ بِالأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ
24. Kemuliaan itu dengan adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan.

25.
سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ
25. Keselamatan manusia itu dalam menjaga lidahnya (perkataannya
).

26.
آدَابُ المَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ
26. Adab seseorang itu lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya.

27.
سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِي
27. Kerusakan budi pekerti/akhlaq itu menular.

28.
آفَةُ العِلْمِ النِّسْياَنُ
28. Bencana ilmu itu adalah lu
pa.

29.
إِذَا صَدَقَ العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ
29. Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya.

30.
لاَ تَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ فَلِكُلِّ شَيْئٍ مَزِيَّةٌ
30. Jangan menghina seseorang yang lebih rendah daripada kamu, karena segala sesuatu itu
mempunyai kelebihan.

31.
أَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ النَّاسُ
31. Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.

32.
فَكِّرْ قَبْلَ أَنْ تَعْزِمَ
32. Berpikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan (merencanakan).

33.
مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ
33. Barang siapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia.

34.
مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ فِيْهَا
34. Barang siapa menggali lobang, akan terperosoklah ia di dalamnya.

35.
عَدُوٌّ عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ
35. Musuh yang pandai, lebih baik daripada kawan yg jahil.

36.
مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
36. Barang siapa banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya.

37.
اِجْهَدْ وَلاَ تَكْسَلْ وَلاَ تَكُ غَافِلاً فَنَدَامَةُ العُقْبىَ لِمَنْ يَتَكاَسَلُ
37. Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermala-malas dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malas.

38.
لاَ تُؤَخِّرْ عَمَلَكَ إِلىَ الغَدِ مَا تَقْدِرُ أَنْ تَعْمَلَهُ اليَوْمَ
38. Janganlah mengakhirkan pekerjaa
nmu hingga esok hari, yang kamu dapat mengejakannya hari ini.

39.
اُتْرُكِ الشَّرَّ يَتْرُكْكَ
39. Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu.

40.
خَيْرُ النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَأَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
40. Sebaik-bai
k manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.

41.
فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ
41. Di dalam hati-hati itu adanya keselamatan, dan di dalam tergesa-gesa itu adanya penyesalan
.

42.
ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ وَثَمْرَةُ الحَزْمِ السَّلاَمَةُ
42. Buah sembrono/lengah itu penyesalan, dan buah cermat itu keselamatan.

43.
الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ
43. Berlemah lembut kepada orang yang lemah itu, ad
alah suatu perangai orang yang mulia (terhormat).

44.
فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا
44. Pahala/imbalan suatu kejahatan itu adalah kejahatan yang sama dengannya.

45.
تَرْكُ الجَوَابِ عَلىَ الجَاهِلِ جَوَابٌ
45. Tidak menjawab terhadap orang yan
g bodoh itu adalah jawabannya.

46.
مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
46. Barang siapa manir tutur katanya (perkataannya) banyaklah temannya.

47.
إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الكَلاَمُ
47. Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicara
nya.

48.
مَنْ طَلَبَ أَخًا بِلاَ عَيْبٍ بَقِيَ بَلاَ أَخٍ
48. Barang siapa mencari teman yang tidak bercela, maka ia akan tetap tidak mempunyai teman.

49.
قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا
49. Katakanlah yang benar itu, walaupun pahit.

50.
خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَ
50. Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu.

51.
خَيْرُ الأُمُوْرِ أَوْسَاطُهَا
51. Sebaik-baik perkara itu adalah pertengahanya (yang sedang saja).

52.
لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ
52. Tiap-tiap tempat a
da kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.

53.
إِذاَ لمَ ْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
53. Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu (apa yang engkau kehendaki).

54.
لَيْسَ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْرًا بَلِ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ بَخِيْلاً
54. Bukanlah cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir.

55.
لَيْسَ اليَتِيْمُ الَّذِي قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلِ اليَتِيْمُ يَتِيْمُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
55. Bukanlah anak yatim it
u yang telah meninggal orang tuanya, tapi (sebenarnya) yatim itu adalah yatim ilmu dan budi pekerti.

56.
لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ جَوَابٌ
56. Setiap pekerjaan itu ada upahnya, dan setiap perkataan itu ada jawabannya.

57.
وَعَامِلِ النَّاسَ بِمَا تُحِبُّ مِنْهُ دَائِماً
57. Dan pergaulilah manusia itu dengan apa-apa yang engkau sukai daripada mereka semuanya.

58.
هَلَكَ امْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ
58. Hancurlah seseorang yang tidak tahu dirinya sendiri.

59.
رَأْسُ الذُّنُوْبِ الكَذِبُ
59.Pokok dosa itu, adalah kebohongan.

60.
مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ
60. Barang siapa menganiaya niscaya akan dianiaya.

61.
لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنُا إِنَّ الجَمَالَ جمَاَلُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
61. Bukanlah kecantikan itu dengan pakaian yan
g menghias kita, sesungguhnya kecantikan itu ialah kecantikan dengan ilmu dan kesopanan.

62.
لاَ تَكُنْ رَطْباً فَتُعْصَرَ وَلاَ يَابِسًا فَتُكَسَّرَ
62. Janganlah engkau bersikap lemah, sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras, sehi
ngga kamu akan dipatahkan.

63.
مَنْ أَعاَنَكَ عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ
63. Barang siapa menolongmu dalam kejahatan maka ia telah menyiksamu.

64.
أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ
64. Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas :
1). Kecerdasan
2). Kethoma'an (terhadap ilmu)
3). Kesungguhan
4). Hart
a benda (bekal)
5). Mempergauli guru
6). Waktu yang panjang.


65.
العَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلاً
65. Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah.

66.
مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى
66. Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang i
a cita-citakan.

67.
اُطْلُبِ العِلْمَ وَلَوْ بِالصَّيْنِ
67. Carilah/tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina.

68.
النَّظَافَةُ مِنَ الإِيْمَانِ
68. Kebersihan itu sebagian dari iman.

69.
إِذَا كَبُرَ المَطْلُوْبُ قَلَّ المُسَاعِدُ
69. Kalau besar perm
intaannya maka sedikitlah penolongnya.

70.
لاَ خَيْرَ فيِ لَذَّةٍ تَعْقِبُ نَدَماً
70. Tidak ada baiknya sesuatu keenakan yang diiringi (oleh) penyesalan.

71.
تَنْظِيْمُ العَمَلِ يُوَفِّرُ نِصْفَ الوَقْتِ
71. Pengaturan pekerjaan itu menabung sebanyak
separohnya waktu.

72.
رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ وَالِدَةٌ
72. Berapa banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh satu ibu.

73.
دَاوُوْا الغَضَبَ بِالصُّمْتِ
73. Obatilah kemarahan itu dengan diam.

74.
الكَلاَمُ يَنْفُذُ مَالاَ تَنْفُذُهُ الإِبَرُ
74. Pe
rkataan itu dapat menembus apa yang tidak bisa ditembus oleh jarum.

75.
لَيْسَ كُلُّ مَا يَلْمَعُ ذَهَباً
75. Bukan setiap yang mengkilat itu emas.

76.
سِيْرَةُ المَرْءِ تُنْبِئُ عَنْ سَرِيْرَتِهِ
76. Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasianya.

77.
قِيْمِةُ المَرْءِ بِقَدْرِ مَا يُحْسِنُهُ
77. Harga seseorang itu sebesar (sama nilainya) kebaikan yang telah diperbuatnya.

78.
صَدِيْقُكَ مَنْ أَبْكَاكَ لاَ مَنْ أَضْحَكَكَ
78. Temannmu ialah orang yang menangiskanmu (membuatmu menangis) bukan oran
g yang membuatmu tertawa.

79.
عَثْرَةُ القَدَمِ أَسْلَمُ مِنْ عَثْرَةِ اللِّسَانِ
79. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah.

80.
خَيْرُ الكَلاَمِ مَا قَلَّ وَدَلَّ
80. Sebaik-baik perkataan itu ialah yang sedikit dan membe
ri penjelasannya/jelas.

81.
كُلُّ شَيْئٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ إِلاَّ الأَدَبَ
81. Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti.

82.
أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ
82. Permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adal
ah penyesalan.


Sabtu, 09 Oktober 2010

kata - kata bijak

Dua hal yang harus dilupakan dalam hidup adalah kebaikan kita kepada orang lain dan kesalahan orang lain terhadap kita.
– Andy Stevenio

Jangan mengira cinta datang dari keakraban yang lama dan karena pendekatan yang tekun. Cinta adalah kecocokan hati dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah ada. Kapan dan berapa pun lamanya.
- Kahlil Gibran

ebahagiaan bukanlah ditentukan oleh apa yang kita miliki, tetapi ia ditentukan oleh bagaimana kita menikmati apa yang kita miliki. kita bisa bahagia dengan memiliki yang sedikit, dan bisa sengsara dengan memiliki yang banyak.
- W D. Howard